Jangan Begitu Donk Boss!!!

September 25, 2008 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Dulu saya mungkin berharap terlalu tinggi terhadap mantan boss saya. Mantan boss saya ini kan sekolahnya katanya S-2 lulusan luar negeri terus S-1 nya juga sama-sama dari ITB, terus usianya masih lebih muda lagi. Saya sangat berharap dengan beberapa potensi tersebut plus menjabat suatu jabatan, maka akan terjadi suatu sinergi yang baik sehingga terjadi suatu perubahan-perubahan ke arah perbaikan, dari segi manajemen kerja, baik materil atau non materil baik teknis ataupun non teknis. Namun ternyata semuanya hanya mimpi, yang terjadi malah sebaliknya, yah itulah yang namanya terlalu berharap tinggi. Boro-boro ada perbaikan, ternyata ini malah lebih parah dari gaya pejabat-pejabat lama, lebih kopet, lebih feodal, lebih keras kepala, lebih sombong, dan lebih karadak lagi beungeutnya 🙂 banyak kelebihannya deh. Bahkan sampai-sampai saya heran sendiri, kok bisa ada yah anak muda seperti ini… masih muda, lulusan luar negeri… sayang sekali…. too bad man… Mudah-mudahan teman-teman yang sekarang dapat beasiswa S-2 dari pemerintah tidak bernasib sama seperti mantan bos saya ini nih :). Jangan gitu donk boss, instropeksi diri lah…

Sekarang saya punya boss baru, yang kalau tidak salah sih satu angkatan juga dengan mantan boss saya dulu. Sekarang saya tidak berharap terlalu banyak sih, maklumlah dari pengalaman sudah terbukti… kalau dari tongkrongannya sih tidak terlalu meyakinkan juga 🙂 tapi sedikit asa tersisa sih sebenarnya masih ada, mudah-mudahan agak lebih baik nih boss yang satu ini. Eh ternyata sedikit harapan pun pupus sudah, nampaknya boss yang satu ini sama saja deh. Satu kejadian nampaknya sudah cukup menunjukan bahwa boss yang satu ini tidak dapat beretika dengan baik. Ceritanya beberapa minggu kemarin saya direferensikan oleh para senior saya untuk menjadi panitia di salah satu instansi sektoral di kota bogor. Saya sudah bertemu dengan PPK nya dan minta agar ada surat balasan resmi dari tempat saya bekerja. Kemudian saya bawa surat dari instansi tersebut, meskipun di dalamnya tidak menyebutkan nama saya, namun sebenarnya ada tulisan tangan yang sebenarnya mereferensikan nama saya, dan kalaupun demikian mestinya siapapun tau donk atau bertanya, ini surat permintaan panitia itu dari siapa? Ehh… ternyata boss saya yang satu ini meskipun di luar gaji sudah punya tunjangan jabatan yang nilainya lebih dari gaji pokoknya, kemudian sudah punya banyak honor (pasti dapat honor… namanya juga kepala seksi), beda jauhlah dengan saya yang baru didepak dari dinas sebelumnya, dan sekarang berada pada posisi digantung, tidak jelas, tidak ada kerjaan, ya tidak ada honor, hanya mengandalkan gaji pokok saja, mestinya bagi-bagi rejeki donk boss, mestinya tahu donk bahwa saya sekarang ini hanya mengandalkan penghasilan sampingan dari pelelangan… udah tahu seperti itu masih aja diembat… boss… boss… jangan begitu donk Boss…

Mohon maaf ya boss, jangan tersinggung kalau baca ini, yah… kalau tersinggung berarti tulisan ini bener tuh, kalau nga bener mah tidak mungkin marah kan? 🙂 Instropeksi diri aja deh… kalau masih belum “pantas” jadi pejabat, kejarlah dan pelajarilah kepantasan tersebut, gituloh kalau kata Mario Teguh mah, atau kalau mau “curhat” atau “ngadu panco” dengan saya, kapan saja boleh saja… saya tunggu di kantor 🙂

Salam Jeprut Boss!!! 🙂

why

Ini adalah blog versi lama heldi.net , untuk upate bira pengadaan treabaru Silakan kunjungi blog terbaru di www.heldi.net
Share
Blog ini adalah versi lama dari heldi.net, silahkan kunjungi Blog baru di www.heldi.net