Gagal Paham Perbedaan Perpanjangan dengan Pemberian Kesempatan

July 27, 2016 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Berita dan Artikel Pengadaan

Tulisan dari Bapak Khalid Mustafa (http://www.khalidmustafa.info)

Salah satu topik terhangat akhir tahun anggaran yang sering dikonsultasikan adalah mengenai pelaksanaan pekerjaan khususnya manajemen kontrak. Seperti yang kita ketahui, dengan sistem anggaran saat ini, seluruh pekerjaan yang menggunakan kontrak tahun tunggal diwajibkan sudah diselesaikan pada tahun anggaran berjalan. Oleh sebab itu, bulan Desember adalah bulan paling sibuk bagi beberapa Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi (K/L/D/I) yang masih berkutat dengan strategi “menghabiskan anggaran.”

Permasalahan yang paling sering terjadi adalah apabila hingga masa pelaksanaan pekerjaan berakhir, pekerjaan masih belum selesai. Atau, terjadi sesuatu yang menyebabkan jadwal pelaksanaan pekerjaan menjadi tertunda. Apa yang harus dilakukan? Apakah kontrak diperpanjang? Apakah penyedia dikenakan denda keterlambatan? Apakah bisa diberikan perpanjangan waktu 50 (lima puluh) hari kalender sesuai ketentuan Pasal 93?

Disinilah gagal paham itu mulai terjadi.

Ada yang menyarankan, apabila hingga akhir kontrak, pelaksanaan pekerjaan belum selesai, maka diberi kesempatan memperpanjang waktu kontrak namun dikenakan denda keterlambatan.

Disini kadang saya merasa pusing…

Apa yang dimaksud dengan memperpanjang waktu kontrak itu? Apakah memperpanjang masa kontrak atau memperpanjang waktu pelaksanaan pekerjaan?

Kalau yang dimaksud adalah memperpanjang waktu pelaksanaan pekerjaan, kok malah didenda? Bukankan kalau waktu pelaksanaan pekerjaan diperpanjang, itu berarti target penyelesaian juga sudah mundur? Tidak mungkin penyedia dikenakan denda sedangkan tenggat waktunya juga sudah dimundurkan. Kalau saya yang jadi panitia, akan saya gugat PPK-nya kalau dikenakan denda.

Untuk mencegah gagal paham ini, mari kita bahas hal-hal berikut ini.

Masa Kontrak dan Masa Pelaksanaan Pekerjaan.

Kalau PPK jeli dalam melihat Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK), perbedaan antara Masa Konstrak dengan Masa Pelaksanaan Pekerjaan sudah tertuang secara jelas.

Masa kontrak dimulai sejak penandatanganan kontrak hingga selesainya masa pemeliharaan (FHO). Hal ini bertujuan agar para pihak yang menandatangani kontrak masih terikat secara perdata selama kontrak tersebut masih berlaku. Apabila penyedia tidak melaksanakan pemeliharaan pekerjaan, maka penyedia tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

Masa Pelaksanaan Pekerjaan dimulai sesuai dengan ketentuan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) hingga serah terima pertama pekerjaan (PHO). Masa pelaksanaan pekerjaan inilah yang menjadi dasar perhitungan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan dalam hari kalender serta dasar untuk mengenakan sanksi denda keterlambatan kepada penyedia barang/jasa.

Tulisan yang membahas hal ini dapat dibaca pada tautan:

Masa Kontrak vs Masa Pelaksanaan Pekerjaan

Perpanjangan Kontrak atau Pemberian Kesempatan 50 Hari

Permasalahan berikut yang sering menyebabkan gagal paham adalah membedakan antara perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan dengan pemberian kesempatan 50 (lima puluh) hari kalender setelah berahirnya pelaksanaan pekerjaan. Ini akan dikaitkan dengan masa kontrak dan masa pelaksanaan pekerjaan, khususnya apakah dilakukan adendum kontrak atau tidak.

Perpanjangan Kontrak memiliki 2 pengertian, apakah Perpanjangan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan atau Perpanjangan Masa Kontrak. Hal ini amat penting karena keduanya amat berbeda.

Berdasarkan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK), jadwal pelaksanaan pekerjaan dapat diperpanjang oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal:

pekerjaan tambah;
perubahan desain;
keterlambatan yang disebabkan oleh PPK;
masalah yang timbul diluar kendali penyedia; dan/atau
keadaan kahar.

Apabila jadwal pelaksanaan pekerjaan diperpanjang atau masa pelaksanaan pekerjaan diperpanjang, maka perlu dilakukan adendum kontrak. Yang diadendum minimal 2 hal, yaitu Masa Pelaksanaan Pekerjaan dan Masa Kontrak.

Tentu saja, kalau masa pelaksanaan pekerjaan yang diperpanjang, maka penyedia barang/jasa tidak dapat dikenakan sanksi dengan alasan terlambat. Khan waktunya sudah diperpanjang, kok bisa dinyatakan terlambat. Orang-orang inilah yang menurut saya gagal mikir…

Trus…bagaimana dengan kesempatan 50 hari sesuai Perpres?

Kata 50 (lima puluh) hari hanya ada pada Pasal 93 Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Perubahannya. Judul pasal 93 juga bukan mengenai Peubahan Kontrak, melainkan Pemutusan Kontrak. Jadi, tidak ada kaitan antara penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan dengan jangka waktu 50 hari.

Pasal 93 Ayat 1  yang digabungkan dengan a1 dan a2 bertuliskan: PPK DAPAT memutuskan kontrak secara sepihak apabila:

berdasarkan penelitian PPK, Penyedia Barang/Jasa tidak akan mampu menyelesaikan keseluruhan pekerjaan walaupun diberikan kesempatan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan untuk menyelesaikan pekerjaan.
setelah diberikan kesempatan menyelesaikan pekerjaan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan, penyedia barang/jasa tidak dapat menyelesaikan pekerjaan.

Mari kita lihat butir-butir penting pada pasal tersebut:

Pasal 93 tidak mengatur tentang adendum/perubahan kontrak, melainkan mengatur tentang pemutusan kontrak. Jadi tidak ada kaitannya antara pemberian kesempatan 50 hari kalender dengan penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan
Pada Pasal 93 Ayat 1 tertulis PPK DAPAT memutuskan kontrak. Hal ini berarti, pemutusan kontrak merupakan wewenang penuh dari PPK. Tidak ada batasan bahwa apabila setelah diberikan kesempatan 50 hari penyedia tidak mampu menyelesaikan pekerjaan kemudian PPK wajib memutuskan kontrak. Lebih dari 50 hari juga bisa saja selama PPK mampu mempertanggungjawabkan keputusannya.
Pemberian kesempatan 50 hari itu bukan berdasarkan permintaan dari penyedia barang/jasa, melainkan dari hasil penelitian PPK. PPK dapat meminta bantuan tim peneliti pelaksana kontrak untuk memberikan saran atau rekomendasi yang menjadi dasar tindakan PPK selanjutnya.
Pemberian kesempatan selama 50 hari hanya diberikan apabila berdasarkan penelitian PPK, PPK yakin penyedia mampu menyelesaian keseluruhan pekerjaan, bukan sebagian pekerjaan. Apabila menurut penelitian PPK, penyedia tidak akan mampu menyelesaikan seluruh pekerjaan, maka PPK dapat melakukan pemutusan kontrak.
Pemberian kesempatan 50 hari dilakukan setelah berakhirnya masa pelaksanaan pekerjaan, ini berarti masa pelaksanaan pekerjaan harus berakhir dulu baru diberi kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan. Ini berarti tidak ada penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan. Karena pemberian kesempatan ini dilakukan setelah masa pelaksanaan pekerjaan berakhir, maka penyedia dikenakan sanksi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, yaitu denda.
Karena tidak ada penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan, maka tidak perlu dilakukan adendum jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Namun yang perlu diadendum adalah Masa Kontrak, karena dengan terlambatnya pelaksanaan pekerjaan, maka sudah pasti akan berpengaruh terhadap serah terima dan masa pemeliharaan pekerjaan.

 

Sumber:

Gagal Paham Perbedaan Perpanjangan dengan Pemberian Kesempatan

 

Ini adalah blog versi lama heldi.net , untuk upate bira pengadaan treabaru Silakan kunjungi blog terbaru di www.heldi.net
Share
Blog ini adalah versi lama dari heldi.net, silahkan kunjungi Blog baru di www.heldi.web.id

Comments

No Responses to “Gagal Paham Perbedaan Perpanjangan dengan Pemberian Kesempatan”
  1. Unquestionably consider that which you said.
    Your favorite reason seemed to be at the web the simplest thing to have
    in mind of. I say to you, I definitely get annoyed even as people consider issues that they plainly don’t realize about.
    You managed to hit the nail upon the top and defined out the entire thing without having side-effects
    , people can take a signal. Will likely be again to get more.
    Thanks

  2. What a stuff of un-ambiguity and preserveness of valuable familiarity
    regarding unpredicted emotions.

  3. Have you ever thought about creating an ebook
    or guest authoring on other blogs? I have a blog centered on the same topics you discuss and would really like to have you share some
    stories/information. I know my audience would enjoy your work.

    If you are even remotely interested, feel free to
    send me an email.

  4. Hello, i read your blog from time to time and i own a similar one
    and i was just wondering if you get a lot of spam remarks?
    If so how do you protect against it, any plugin or anything you can advise?
    I get so much lately it’s driving me mad so any support is very much appreciated.

  5. Appreciate the recommendation. Will try it out.

  6. There is definately a great deal to learn about this subject.

    I like all of the points you made.

  7. You made some decent points there. I checked on the internet for more info about the issue
    and found most people will go along with your views on this website.

  8. Great items from you, man. I’ve consider your stuff previous
    to and you’re simply too wonderful. I actually like what you have acquired right here, certainly
    like what you are stating and the way in which by which
    you are saying it. You are making it enjoyable and you continue
    to care for to keep it smart. I can not wait to learn far more from
    you. This is really a terrific site.

  9. hello there and thank you for your information – I’ve certainly picked up something new from right here.
    I did however expertise several technical issues using
    this web site, as I experienced to reload the website
    a lot of times previous to I could get it to load correctly.

    I had been wondering if your hosting is OK?
    Not that I am complaining, but slow loading instances times will often affect your placement in google and
    could damage your high-quality score if advertising and marketing with Adwords.
    Anyway I am adding this RSS to my email and could look out for
    a lot more of your respective interesting content. Make sure you update this again soon.

  10. Hello, I enjoy reading through your article. I like to write a little comment
    to support you.

  11. Wonderful work! That is the type of info that are supposed
    to be shared across the net. Shame on the search engines for not
    positioning this publish higher! Come on over and discuss with my web site .

    Thank you =)

  12. fantastic put up, very informative. I’m wondering why the opposite specialists of
    this sector don’t notice this. You must continue
    your writing. I am sure, you’ve a great readers’ base already!

  13. g says:

    Yes! Finally someone writes about g.

  14. Fantastic beat ! I wish to apprentice while you amend your site, how could i subscribe for a blog site?
    The account aided me a acceptable deal. I had
    been a little bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept

  15. Why users still make use of to read news papers when in this technological world
    the whole thing is available on web?

  16. Heya just wanted to give you a brief heads up and let you know a few of the pictures aren’t loading
    correctly. I’m not sure why but I think its a linking issue.
    I’ve tried it in two different web browsers and both show the same outcome.

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.