\n

E-procurement adalah keniscayaan

August 8, 2014 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

eprocYa saya sangat setuju sekali bahwa “e-procurement” adalah suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari oleh siapapun atau pihak manapun yang berkecimpung dalam dunia pengadaan barang/jasa pemerintah. Hal ini seperti penggunaan teknologi yang merambah dalam segala bidang, penggunaan teknologi informasi, komputer, networking, internet, programming, dan sebagainya yang terkait dengan hal tersebut yang mana dari hari ke hari semakin pesat  perkembangannya baik secara kualitas atau kuantitasnya. Perkembagan teknologi yang semakin pasat membuat segala hal semakin mudah dan cepat dan begitu pula dalam dunia pengadaan barang/jasa, penggunaan teknologi Informasi, teknologi komputer baik software atau hardware akan membuat semuanya mencaji lebih mudah dan cepat dengan otomasi dalam proses praktek pengadaan barang/jasa.
Read more

Share

Training Pengadaan Barang Jasa untuk ULP Kab Demak

May 8, 2013 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Tumben tumbenan dapat perintah untuk mengajar ke daerah jawa tengah, karena selama ini belum pernah sekalipun mendapat jatah mengajar ke arah timur dari jawa barat (jateng dan jatim), hal ini sih katanya memang daerah sana dikuasai oleh IAPI(Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia – yang nampaknya kurang ahli dalam menghimpun ahli pengadaan se indonesia… Sibuk ngurusin training pengadaan pastinya…), dapat order mengajar dari P3I (www.p3i.or.id) jadi pemain pengganti (maklumlah namanya juga trainer supersub) dari beberapa instruktur yang karena kesibukan dan karena ada musibah yang tidak terduga sehingga tidak bisa hadir pada acara peningkatan kompentensi untuk Unit Layanan Pengadaan kabupaten Demak, akhirnya ada juga kesempatan untuk mengajar di Jawa Tengah, ya mudah mudah ke daerah Jawa Timur juga ada kesempatannya… alhamdullillah.. Aamiin YRA…

Dlaksanakan selama 2 hari di hotel Metro Semarang, Acara in merupakan acara yang menjadi langkah awal kabupaten Demak untuk membentuk ULP yang mandiri, selama ini masih menggunakan panitia panitia per dinas, nah untuk tahun ini katanya akan dibentuk ULP yang bentuknya masih dalam penggodokan di internal kabupaten Demak. Untuk itu para calon anggota ULP ini perlu dibekali dengan beberapa tambahan amunisi dalam pengadaan barang/jasa diantaranya pengetahuan untuk mengevaluasi dokumen penawaran dan pengetahuan tentang aplikasi SPSE atau eprocurement. Nah dua materi ini lah yang saya bawakan dalam acara ngamen ke daerah Semarang ini.
Dimulai dengan paparan tentang eprocurement, kemudian dilanjut degan prakteknya oleh om Husin (instruktur dari kabupaten tabalong) dengan menggunakan fasilitas direktori latihan pada server eproc, alhamdullilah pada hari pertama para perserta sedikit banyak sudah dapat melalukan praktek untuk membuat paket, menyusun jadual, membuat persyaratan kualifikasi, dan amenayangkan pengumuman melalui langsung online dengan sistem pengadaan secara elektronik versi latihan (terima kasih kepada admin lpse kota bogor ibu layung sari dan admin lpse kota tabalong yang sudah mengijinkan kami untuk menggunakan fasilitas latihan pada lpse nya… Mantap!).

Selanjutnya pada hari kedua dilanjutkan dengan materi evaluasi dokumen pengadaan, mulai dari materi prinsip prinsip dasar evaluasi, kemudian masuk ke tata cara evaluasi dokumen kualifikasi dengan suimulasi penilaian dokumen pra kualifikasi untuk menentukan shortlist (daftar pendek) yang pada perpres 70 tahun 2012 mengalamai perubahan konten, yaitu hilangnya penilainan tenaga ahli dan hanya menilai pengalaman sejenis, nilai kontrak pengalaman thd hps, pengalaman di tempat pengadaan, dan domisili perusahaan saja. Dilanjut ke tata cara evaluasi dokumen penawaran mulai dari evaluasi sistem gugur murni dan ambang batas, dengan menampilkan formulir formulir excel nya kemudian sistem nilai dan biaya selama umur ekomonis.
Lanjut ke evaluasi jasa konsultansi dengan mengsimulasikan evaluasi yang sering digunakan yaitu metode evalausi gabuangan atau kualitas dan biaya. Dengan pembobotan dan rumus haa terendah dibagi harga penawarannya dikali bobotnya, maka para calon anggota ULP sudah dapat dikatakan mahir untuk melakukan evaluasi jasa konsultansi.

So semoga ULP nya segera dapat dibentuk dengan bentuk yang permanen dan mandiri sehingga 100 orang para ahli pengadaan di kabupaten Demak ini mempunyai wadah untuk mencurahkan kemampuan mereka dalam pengadaan barang jasa pemerintah… Aamiiin…
Demikian laporan pandangan mata dari semarang, ya… Sambil iseng menunggu pesawat yang dilay… Mudah-mudahan apa yang disampaikan ada manfaatnya untuk pelaksanaan tuga pengadaan barang jasa yang akan diemban oleh ULP kabupaten Demak…

Wallohualambissowab… Salam Pengadaan dari Semarang!

Share

Pemkot Enggan, Dewan Keukeuh Adakan Semi e-Proc, E-Proc Terancam Ditunda

May 20, 2008 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Sumber: Radar Bogor (20-02-2008)

KAPTEN MUSLIHAT – Rencana pelaksanaan e-procurement tampaknya tak akan terealisasi tahun ini. Setelah adanya beberapa kendala yang dihadapi Pemkot Bogor yang disampaikan pada rapat kerja bersama Komisi C, (15/2).

Ketua Komisi C Adhi Dhaluputra mengaku pihaknya akan mengkaji lebih dalam terkait terkait keputusan pemkot melakukan langkah mundur. “Kita akan kaji lagi sebab dalam rapat belum tuntas. Kita akan mencoba mencari solusi terbaik yang menjadi kendala e-proc tak dapat berjalan,” ujar Adhi.

Read more

Share

E-proc (e-procurement) Kota Bogor untuk tahun 2008 ditunda.

Sewaktu mengikuti sosialisasi tentang review pelelangan oleh BPKP di Bawasda kota Bogor, saya baru membaca langsung surat edaran dari walikota Bogor, tentang ditundanya sistem e-proc untuk pengadaan barang dan jasa di lingkungan kota Bogor. Sayang sekali memang, kalau menurut pandangan saya penundaan ini tidak sejalan dengan perkembangan jaman yang sudah semakin canggih, sekarang ini kan penggunaan internet sudah merupakan hal yang biasa, sehingga hal ini merupakan suatu kemunduran bagi kota Bogor.

Read more

Share