\n

Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa Internasional – SCM ITC

June 22, 2012 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Akhirnya pada tanggal 20-21 Juni 2012 Pelatihan Sertifikasi International yang diselenggarakan oleh LKPP – PPMPI ditutup dengan ujian secara online untuk modul 1 sd 6. Ujian ini berlangsung secara on line via web site ipscm-learningnet.net.

Berikut adalah gambaran dari materi ujiannya;

– Ujian berlangsung selama 2 jam dengan total soal bisa beragam antara: 25 +( (+ 2 sd 4) x 5) + (1 or 2) =  + 40-50-an soal tergantung komposisi dari masing2 typenya, tapi nilai totalnya sama yaitu 200 point

– Soal terdiri dari 3 type yaitu :

1.  Standalone Question (nilai total 60 pt)

Stand Alone maksudnya, satu soal tidak berhubungan langsung dengan soal lainnya (beda dengan komposit). Di dalamnya ada 15 soal ada yang bernilai 2 dan 10 soal ada yang bernilai 3,  jadi total type ini adalah soal 25 soal.

2. Composite Question (nilai total 90 pt)

Soal tipe ini bisa ada 2 atau 3 bagian (saol cerita), per bagian diberikan 5 soal yang berbeda dari satu soal cerita yang sama, misal anda dibagian pengadaan barang jasa mau melakukan purchase untuk barang2 sbb…. nah kemudian akan ada sekitar 5 soal yang berdasarkan soal cerita tsb; 1. menanyakan mana yang masuk rutine, levegare, bottlenec, critical, 2. menanyakan bagaimana type relasinya, 3. menanyakan bagaimana supplier yang diinginkannya, 4. bagaimana strategi umumnya, 5. bagaimana strategy operasionalnya?

Jumlah soal bisa beragam, ada yang 3 bagian dan ada juga yang sampai 5 soal cerita.

3. Essay Question (nilai total 50 pt)

1 sampai dengan 2 soal dengan bobot nilai 50 point.

Soal dalam 2 tipe pertama, kebanyakan berbentuk pilihan ganda yang jawabannya bisa satu atau bisa lebih dari satu jawaban, sebagian kecil adalah benar salah dan mengurutkan serta menjodohkan dengan pilihan yang bisa dipakai beberapa kali, ya jodohnya bisa poligami lah 🙂 Intinya baca dengan teliti petunjuk dari soalnya.

Penjelasan ini sebaiknya/seharusnya harus diketahui dengan baik  sebelum mengikuti ujian ini, sehingga tidak kaget ataupun salah dalam menjawabnya, saya juga sempat salah dalam menjodohkan, kirain jodohnya satu eh ternyata bisa dijodohkan berulang itu jawabannya jadi tidak 1 ke A 2 ke B dan 3 ke C, tapi bisa 1,2, dan 3 semuanya ke A atau sebagian ke A dan sebagian ke C.

Kemudian kita dinyatakan lulus bila mencapai nilai 55% atau 110 point

Satu hal yang menarik dari sistem MLS dan  ujian online ini adalah bahwa dengan jumlah soal di tidak lebih dari 50 soal, ternyata untuk bisa lulus dengan nilai minimalnya lulus (55%), menurut pendapat saya bukan berarti dengan menguasai  modul lebih dari 55% kita bisa lulus, meskipun kita sudah menguasai 70 atau 80% modul ternyata belum tentu bisa yakin lulus (55%) karena ternyata struktur pembagian materi soal yang dibuat dengan sistem tertentu (entah random entah apa sistemnya) yang jelas dari setiap unit dalam satu modul akan tidak akan keluar semua materi yang ada dalam unit tersebut. Sehingga walaupun kita sudah menguasai 70 atau 80% modul namun apabila soal yang keluar itu adalah bagian yang belum kita kuasai atau sialnya pas soal essaynya keluar bagian yang belum kita kuasai ya sudah wasalam…

simplenya ginilah misalkan ada 5 unit dalam 1 modul (masing2 unit maksimal 20% pemahaman), misalkan penguasaan kita :

unit 1 => 15%

unit 2 => 15%

unit 3=> 15%

unit 4 => 10% (setengah dari materi unit)

unit 5  => 10% (setengah dari materi unit)

total penguasaan materi 65%, nah kalau soalnya ternyata adalah materi pada bagian dalam unit yang ada pada bagian 5 sd 10% (atau 35% dari modul) yang belum kita kuasai ya itu dia wasalam… 🙂 Sehingga kesimpulannya untuk bisa lulus ujian ini ya minimalnya 90% materi harus dikuasai. Pengalaman saya pada modul satu (yang katanya modul paling gampang) yaitu dia; hampir sebagian besar materi yang sudah saya paham dan hapal ternyata tidak keluar, malahan yang keluar adalah dari bagian-bagian yang belum dipahami sama sekali,  dan ternyata saya kebagian soal yang lebih banyak materi pada bagian terakhir dari unit, dan banyak keluar pada unit terakhir lagi…  🙁

Kemudian dengan ujian online ini, konsentrasi cukup terganggu dengan beberapa kali try again dan connection time out yang mungkin akibat koneksi yang kurang atau server yang overload, meskipun diberikan waktu tambahan tapi tentunya sampai 5 kali gangguan dan 2 kali restart komputer lumayan mengganggu konsentrasi juga sih.

Kurang lebih beginilah strutur soal dari MLS SCM ITC (klik pada link untuk memperbesar)


Demikian gambaran umum dari Ujian ITC SCM, mudah-mudah dapat memberikan sedikit gambaran bagi yang akan mengikutinya, tidak seperti saya kemarin yang benar-benar “blank” plus waktu pelatihan yang singkat dengan modal seadanya, meskipun sudah memaksimalkan usaha dengan segala jurus (reading, tanya jawab dgn teman, diskusi, presentasi, sampai malam2,  scanning, mindmap, pptx, dsb), ya hasilnya kita lihat saja nanti, apapun hasilnya saya tetap puas karena sudah memberikan usaha terbaik dalam pelatihan ini, dengan segala kekuarangan yang ada alhamdullillah bisa memaksimalkan usaha, masalah lulus atau tidak, saya sudah “orgasme” dengan usaha yang saya lakukan 🙂 Kalau pun saya yang sudah “jungkir balik” ini ternyata tidak lulus, ya memang biginilah saya adanya, memang modal saya hanya usaha yang maksimal 🙂 Secara pribadi memang saya mengakui dalam seminggu ini mungkin hanya 60-80%-an dari setiap modul yang dapat saya kuasai, nah 60-80% itu belum cukup kalau dengan sistem ujian ITC… mantap!

Demikian, salam pengadaan dari Hotel Ibis Kemayoran Jakarta

Share

Sertifikasi Internasional 2012 ITC – PPMI – LKPP : The Hardest Training I Ever Had

June 19, 2012 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Ya ini adalah training terberat yang pernah saya jalani sepanjang hidup saya, training assesor di purwakarta dulu sensasinya terlewati oleh training ini,  mungkin saingannya adalah sewaktu betapa susah payahnya saya menyelesaikan kuliah di ITB, sampai-sampai trauma ketika mengejar kelulusan beberapa mata kuliah di kampus dulu muncul kembali dalam mimpi pada hari terakhir training ini… terbangun dengan rasa dan sensasi hampir sama ketika dulu deg deg an menanti kabar 4 mata kuliah apakah lulus atau tidak, karena kalau tidak lulu dijamin DO 🙁 Dan sekarang dengan waktu hanya kurang lebih satu minggu, harus “menelan” 6 modul dari ITC dilanjut dengan ujian pada hari kamis lusa… mantap!!!

6 Modul yang harus dipelajari dalam waktu singkat ini adalah:

Modul 1 : Understanding the Corporate Environtment

Modul 2 : Specifying Requirement & Planning Supply

Modul 3 : Analyzing Supply Strategies

Modul 4 : Developing Supply Strategies

Modul 5 : Appraising & Short listing Supplier

Modul 6 : Obtaining & Selecting Offer

Sebenarnya dengan mengikuti program Essential Program dari ISP3 -LKPP dengan guru besarnya Mr. Rob, sudah ada beberapa benang merah yang diperoleh, namun modul yang diberikan ITC merupakan materi detail dari yang diberikan oleh Mr. Rob, totally hapalan dan more detailed sehingga ya belajar lagi… disatu sisi saya ini bukan seorang yang pinter atau jenius sehingga bisa belajar dengan cepat harus memahami 6 modul dalam seminggu, dari dulu jaman sekolahan pun, saya benar-benar bekerja keras untuk bisa memperoleh nilai-nilai terbaik di kelas, dan itu pun tidak pernah masuk 3 besar, selalu fluktuatif tergantung usaha (ya mudah-mudahan kali ni bisa jadi yang terbaiklah…), sehingga segala cara diupayakan, mulai dari tentunya usaha standar degan membaca, membuat mind mapping, sampai dengan memindahkan workbook (soal-soal latihannya) ke powerpoint agar lebih nyaman dalam melatih diri, tapi ya perasaan masih belum maksimal… beberapa area masih blank spot… masih belum 100% juga nih pada hari terakhir ini… ya tapu mudah-mudahan apa yang sudah saya buat dan file2nya sudah di sharing dengan teman-teman ada manfaat dan pahalanya… termasuk juga mudah2an semuanya bisa menjadi the best, sehingga bisa ke filiphina semuanya 🙂

Oke sebenarnya tujuan dari postingan ini adalah usaha terakhir saya setelah semua jurus dikeluarkan untuk mempelajari semua modul yang ada, nah sekarang saya coba sharing di blog ini materi dari per modul, sehingga minimalnya gambaran umum dari materi per modul dapat terkuasai.

Oke waktu semakin mepet… dari kemarin seperti dikejar-kejar waktu saja… ampun dah LKPP… kalau diberi waktu barang seminggu lagi aja deh… optimislah bisa kuasai semuanya, padalah di prasetya mulya sampai beberapa bulan tuh belajarnya…

Oke kita mulai dengan modul 1 Understanding the Corporate Environment

(catatan: tulisan di postingan ini tidak ada yang di copy paste, karena sekalian belajar menulis untuk persiapan ujian hehehe..)

Modul satu pada intinya berbicara tentang corporate environment yaitu how we know our corporate types, culture, mission, vision, goals and policies, yang berlanjut ke pembahasan Corporate Strategy in Business. Dari Corporate Strategy we will see about the Procurement (in this case only Purchasing ans Supply or PnS) function  roles and objective-nya apa dan diakhiri dengan bagaiman PnS dapat beroperasi dalam Organisasi.

Dimulai dengan konsep Porter’s Value Chain yang terdiri dari:
Inbound Logistics – Production – Outbond Logistics – Marketing & Sales – Service

Porter’s Value Chain ini menunjukan management processes and operation yang harus ditunjang oleh PnS to ensure the org’s be able to obtain cost effectively, improve competitiveness and performance. Intinya PnS dapat membantu Corporate dalam (atau Corporate Environment influence PnS in)

Which Product/Services (P/S) to buy, Why, From Whom, How to buy, Which Priorities? and how is the interface with other function.

Lanjut…

Unit 2 dalam modul ini belajar tentang organisasi; Type, Corporate Culture, mission, goals and policies, Corporate Strategy and Corporate Function, Process & Structure

Type organisasi secara umum ada 3  yaitu Private, Public and Non Profite

Type Private ada 3 macam yaitu : SME (Small Medium Enterprise), Local Large and Multi National.

Masing-masing type harus di identifikasi apa kelebihan dan kelemahannya baik secara organisasi maupun dari sudut pandang PnS nya. Misalnya kalau SME itu secara corporate responnya cepat, low overhead, ruduce taxes and close supervision & control, namun kelemahannya depend on leader, rapuh karena limited product range, susah cari kredit, dan stafnya kurang skill and kurang IT.Itu dari sisi organisasinya, kemudian dari sisi PnS nya kekurangan dari SME adalah hampir sama juga, seperti no IT support, PnS belum maksimal (lack of knowledge and skils, not well depeloved), no PnS staf khusus, dsb.

Unit selanjutnya membahas tentang Corporate Culture, mission, vision, Goals and Policies.

Apa pembentuk kultur, type culture (Power, Role, Task, Independency), bagaimana situasi yang cocok untuk masing2 kultur.
Lanjut apa itu Vision (long term, what to be in future), Mission (to become or achieve with org’s basic role), goals which more specific and quantified, strategy about how to achieve the goals, and policies to conduct.

Nah lanjut ke Corporate Strategy, define it, explain how to develope, process of developingnya bagaimana? dan implikasinya ke PnS….

Inti dari developing Strategy:
1. Review the market & business environment, 2. Analyse Competence & P/S, 3. Generat Product Market Option, 4, Analyse Option (from no. 3), 5. Compare & Select, 6. Prioritize
Disini muncul Product Market Life Cycle, Porter Five Forces.

Lanjut ke Role and Objectives of PnS Function;
Pns function scope: Specifying Req, Analysing Market, Dev Supply strategy, Appraisal & Shorlist SUpplier, Obtaining & Selecting Offer, Nego, Contract, Managing Inbound Log, Inventory, dsb
Bagaimana PnS harus inline dengan Corporate dalam hal Srategy, objectives, etc.

Dan terakhir adalah bagaimana PnS Function within the Org’s, Proses apa saja yang bisa dibantu dalam enterprise, bagaimana structure organisasi (web, hierarcy, matrix and stars).

Sampai terakhir dibandingkan bagaimana PnS yang masih traditional dengan PnS yang New Role dan staff PnS yang bagaimana yang bisa bekerja di PnS…

and now the end is near… and so i face the final exam… my friend I say it clear.. I’l l state my case of with i’m certain…. I live a week that’s full… I studied  each and ev’ry MODUL And more, much more than this, I did it my way….

Share